The 4th Future Leader

Setelah sekian lama tidak menulis, akhirnya gw memutuskan untuk nulis lagi ahh.. apalagi topik yang mau ditulis ini adalah pengalaman luar biasa yang ga bakal mau gw lupain sedikit pun,, kenapa ga mau? karena gw rada pelupa..hehe jadi biar long lasting jadi mau gw abadikan dalam bentuk tulisan..Semoga tulisan ini bermanfaat yah, kawan..

———————————————————————————————————————————————————

Gw mengikuti salah satu program Beasiswa yang ditawarkan oleh PPM School of Management yang bernama The Future Leader. Ini adalah yang ke empat kalinya program ini diadakan. seleksi yang dilakukan dari awal pun cukup ketat. Dimulai dari seleksi administrasi, studi kasus, interview, Psikotes, Outbond dan terakhir Business Case.. Singkat cerita gw udah lulus dari administrasi sampe Psikotes.. jadi intinya yang mau gw panjang lebari di postingan kali ini adalah di Outbond nya.. karena di bagian ini lah menrut gw yang paling berkesan dan unik! O God, I really missed this moment!

Senin, DoeaBelas Desember DoeRiboeSebelas

Tepat pukul 19.00 Pengumuman hasil Psikotes dan Interview yang telah dilaksanakan dari pagi hingga sore ini pun mulai dibacakan hasilnya.. Dari 19 peserta ternyata tereliminasi 6 orang sehingga sisanya hanya 13 orang saja yang berhasil masuk ke tahap selanjutnya yaitu Outbond! dan dari 13 orang itu salah satunya adalah diriku..hoho,, yang lainnya ada sofyan, bara, arian, dimas, jeffrey, ratna, anggun, devi, chyntia, chandra, ninda dan ribka. Mereka lah yang akan mengisi hari-hari gw dalam 3 hari ke depan hingga hari kamis untuk bersama berkompetisi memperebutkan beasiswa ini.. gw sangat antusias sekali, karena memang pada dasar nya gw senang banget ama kegiatan luar seperti outbond ini..

Setelah keluar hasilnya, kami langsung di-briefing oleh mas Ega sebagai perwakilan dari pihak penyelengara Outbond yaitu Pancawati. Kami dibrikan tas carier yang berukuran sekitar 60 L, di situ kami diminta untung memasukan keperluan std untuk Outbond, sedangkan untuk segala barang elektronik dan barang berharga lainnya seperti dompet, jam tangan, dll ditempatkan dalam plastik terpisah dan langsung diserahkan kepada panitia. Setelah semuanya beres kami dipersilahkan untuk menyimpan tas yang kami bawa dari rumah ke ruangan di gedung A PPM. Dan sekitar pukul 20.40 kami langsung cabut dari PPM, menteng menuju Waduk Jatiluhur, Jawa-Barat tempat Outbond kami akan dilangsungkan..

Perjalanan terasa sangat singkat, sekitar kurang lebih 1,5 jaman.. memang bus 3/4 yang kami tumpangi dapat dengan mudah membelah kemacetan Jakarta karena berlabel KOSTRAD, jadi dengan seenaknya saja bisa masuk jalur busway,hahah.. waktu sekitar menunjukan kira-kira pukul 22.15, kami pun turun dari bus dan menuju ke titik penginapan kami.. dalam perjalanan kurang lebih 700 m itu, salah seorang teman ada yang nyeletuk “Mau sekolah kok yah gini gini amat yakk??” gw pun tertawa sejadi-jadinya.. hahaha.. iya juga yahhh,, tapi nikmatin aja dahh.. Begitu sampai di spot yang dituju gw melihat ada sekitar 9 Tenda yang terdiri dari 8 tenda kecil dan 1 tenda besar. dari 8 tenda kecil itu hanya 2 yang warnanya berbeda, jadi saya berpikir kalau 6 tenda yang ada itu adalah buat kami sebagai peserta.. ternyata benar, setelah mendapatkan pengarahan dari Tim Outbond Pancawati kami pun dipersilahkan untuk istirahat dan bangun keesokan harinya pukul 5 pagi.. Ohya, sebelumnya ada perkenalan dulu,, Tim Outbond ini terdiri dari beberapa orang, namun malam itu hanya 4 orang saja yang ada yaitu Bang Carol, Mas Rangga, Mas Andry dan Mbak Ais. Malam pertama dilalui dengan penuh perjuangan melawan gatal-gatal dibadan sehingga cukup bikin gw agak sengsara buat tidur, belum lagi ditambah suara mesin perahu yang cukup menganggu telinga dilengkapi dengan suaran kokokan ayam yang bangunnya kepagian tuh ayam,, masak jam 2 pagi udah berkokok??Whaaatt?? alhasil, sukseslah gw susah tidur malam itu.. sempat beberapa kali terbangun dan berusaha tidur lagi, namun tetep aja susah banget.. bener-bener malam yang mengerikan..hehe

Hari Pertama Pun dimulai, Selasa, TigaBelas Desember DoeaRiboeSebelas, kami sudah bangun pukul 05.00 dan langsung olahraga pagi dipandu oleh mas Rangga. Kemudian setelah itu kami diajari Rutin pagi yaitu membereskan tenda,, teknik membereskan dimulai dari melepas bagian atas terlebih dahulu kemudian frame dan pasak, dst… setelah itu kami diajarkan Hardskill untuk membangun tenda penginapan dan tenda dapur, kemudian diajari bagaimana simpul2 yang digunakan untuk membangun tenda dapur seperti simpul pangkal, simpul nelayan, dll.. setelah itu kami diajarkan navigasi, ini bagian yang cukup menarik, karena gw mendapat banyak ilmu baru mengenai navigasi ini khususnya dalam menggunakan kompas dan peta. di sini diajarkan bagaimana mengetahui letak posisi kita saat ini di peta, yaitu dengan cara menembakan 2 titik kritis dan kemudian menarik garis dari  titik kritis itu searah kompas yang menunjukan arah utara dengan peta sehingga apabila dari 2 garis itu saling berpotongan pada 1 titik, maka titik itulah posisi kita.. pada sesi ini lumayan cukup lama kami menghabiskan waktu..Inilah contoh gambar kompas yang kami gunakan..

Gambar 1. Kompas

Setelah itu kami terjun ke waduk jatiluhur.. uppss,, sebelumnya kami makan siang dulu tentunya,hehhe.. baru kami diajak bermain canoe ria.. yupp!! canoeee!! kira kira seperti ini gambarnya:

gambar 2. Canoe

Di sini kami diajari bagaimana mendayung maju, mundur, berbelok ke kanan dan kiri,, kemudian cara bagaimana menolong rekan kita yang canoe nya terbalik, kemudian isyarat2 yang digunakan dalam canoe ini seperti berkumpul dan berhenti di tempat dengan menggunakan dayung sebagai alat isyaratnya.. setelah selesai kami diajarkan ilmu bercanoe ini,, kami diberikan tantangan.. atau tepatnya games!! yuppp! kami dibagi dalam 2 tim.. dalam games ini terdapat 3 pos.. Pos pertama akan diberitahukan melalui koordinat yang akan diberikan oleh panitia setelah beres melakukan tugas di pos pertama. begitu juga di pos kedua, akan diberikan koordinat di sana untuk ke pos ketiga setelah menyelesaikan tugas di sana.

Di pos pertama kami diberikan tugas untuk melempar bola kecil dengan melingkar sekitar 6 orang dan menggunakan tangan kiri kemudian harus menerima lemparan bola dari orang sebelah kanan dengan menggunakan tangan kiri juga.. games ini kami selesai lebih dahulu. kemudian kami diberikan titik koordinat untuk ke pos ke dua. ternyata alat transportasi yang digunakan bukan lah canoe yang telah diajarkan tadi, melainkan bargas atau perahu besar yang ukurannya jauh lebih besar dari canoe itu..hehe,, kira2 seperti ini gambarnya:

Gambar 3. Perahu Bargas

Start terlebih dahulu dengan menggunakan bargas, membuat tim kami serasa di atas angin.. kami sudah mengunci titik tujuan kami, dan kami sudah tahu pasti arah yang akan kami tuju. namun sayang, arah angin nampaknya tidak bersahabat, arah perahu kami malah berlawanan ke arah tujuan, kami lalu mencoba untuk memutar arah, namun berat sekali hingga akhirnya kami memutuskan untuk pelan pelan berjalan mundur. dari kejauhan kami melihat tim lain sudah mulai menaiki bargas mereka, namun kami melihat kok mereka malah salah arah.. malah menjauhi target lokasi, kami menghiraukan saja mereka, walaupun jarak kami semakin menjauh karena mereka ke arah yang berbeda.. akhirnya karena kami kelelahan juga karena berjalan mundur, kami mencoba kembali untuk memutar arah.. dan kembali gagal, berat sekali rasanya, sudah mau berputar ke arah yang benar ehhh malah tertiup angin sehingga balik lagi,, capeeee dehhhh..hehehe,, dikejauhan kami mulai melihat tim sebelah berputar arah.. nampaknya mereka sadar salah arah, pikirku.. kami kemudian memutuskan mendayung mundur.. tiba2 tim sebelah sudah dekat saja dengan kami, dan malah melewati kami dengan mulusnya, melihat itu semangat ku semakin terbakar.. dalam hati terucap gw ga mau diam di sini aja, gw ga mau kalah.. kemudian gw arahkan ke teman2 untuk mendayung lebih semangat lagi sambil memutar arah… Voilaaaa!! akhirnya kami berhasil juga memutar kepala si bargas ke arah yang benar, dan kami mendayung menjadi lebih ringan,hehhe.. ya iyalah yahhh..wkkwkw,,

sampai di pos kedua, tim pertama udah mau selesai aja.. di sini kami ibarat bermain komunikata namun bukan dibisikin tapi meneruskan jawabannya di satu papan yang terdiri dari slot slot tempat huruf2 akan diletakkan.. pertanyaan pertama yaitu siapa nama belakang Mentri Luar Negri AS, pada tantangan ini kami dapat menyelesaikan nya dengan baik, satu orang mengambil satu huruf kemudian meletakkannya di papan yang sudah disediakan tanpa memberitahu ke teman yang lainnya. jadi benar2 tidak ada komunikasi sesama anggota tim, inilah tantangannya. Masalah mulai muncul di pertanyaan kedua, APa nama Kecamatan tempat tambang emas terbesar di Indonesia?? hampir semuanya berpikir Tembagapura atau Martapura, sehingga banyak waktu habis di pertanyaan ini., hingga pada satu titik ada seorang teman bernama ninda mempunyai solusi yang cerdas, dia menyusun jawabannya yaitu TIMIKA di tempat terkumpulnya huruf2 lalu menyisihkan atau menyingkirkan huruf lainnya ke tempat agak jauh sehingga dapat terbaca jelas maksudnya, ini adalah solusi yang cerdas! sehingga kami tinggal mengambil saja papan huruf yang tertutup itu satu persatu dan Voilaaa selesai sudah pertanyaan kedua!hehe.. Pertanyaan ketiga juga tidak beda jauh, kami menggunakan metode yang sama sehingga tidak begitu sulit dalam menyelesaikannya… setelah selesai semuanya kami diberikan koordinat pos terakhir, kami pun segera berangkat menuju titik koordinat tersebut. di sini ada yang menarik, memang kalau dari peta topografi sih tinggal lurus2 aja, namun pada kenyataan nya ada banyak kerambah kerambah penduduk sehingga kami harus mencari jalan berkelok kelok mirip seperti labirin,hehhe.. tapi akhirnya nyampe juga sih.. namun sayangnya ketika sampai di pos terakhir kami sudah kehabisan waktu untuk menyelesaikan tantangan di pos terakhir ini yaitu membangun tenda dengan mata tertutup! sulitnya bukan main,, batas waktu adalah pukul 17.30 dan kami tiba di pos itu 17.20, jadi adalah hal yang mustahil kami dapat membangun 3 tenda dengan mata tertutup dan hanya memakan waktu 10 menit,heheh.. jadi kami memutuskan untuk tidak melakukan games ini, sehingga kami diminta panitia untuk membangun tenda dengan mata terbuka saja untuk tempat beristirahat malam nanti.

Gambar 4. Kerambah di Waduk Jatiluhur

Hari pertama, malam kedua sungguh mengasyikkaaannnn.. banyak hal baru yang gw dapat.. ohya, karena kalah dalam games hari ini, jadinya tim kami dikenai ganjaran punishment berupa makanan sederhana yaitu nasi, tempe dan tahu,wkwkwk.. sedangkan tim yang menang dapet makanan 4 sehat, karena kurang susu aja,ehhehe.. mereka menu utamanya adalah Rawon!wkwkw,, dapet buah melon pula.. untungnya tim kami dapet lemparannya dari mereka sebiji dua biji, lumayan lah.. daripada lumanyunnn.. :( , hehehe.. dan yang membedakan paling menyolok dari tim yang kalah dan menang adalah dalam memasaknya yang kalah menggunakan kayu bakar, sedangkan yang menang udah menggunakan trangia dan apinya pake spiritus, jadi ga cape2 dah nyalain api,heheeee.. selamat yah you guyyss!hehehe,,

Beres hari pertama, evaluasi , bla bla bla,, diperkenalkan dengan kartu hijau dan kartu merah,, kartu hijau yang dianggap paling effektif dan kartu merah yang dianggap kurang effektif. gw mau menyoroti di sini yang paling banyak kena kartu merah si dimasss..hwhwhw,, dianggap kurang effektif karena berdiri di bargas dan suka ngelawak. gw juga kena kartu merah karena guyonannya ga lucu,huakakaka.. kartu kartu yang lain beragam, dan hampir semuanya kebagian, cenderung alasan ga effektif karena pasif, ga begitu kelihatan, suka mengeluh, susah dibilangin, keras kepala, dll.. untuk yang kartu hijau mayoritas karena bagus dalam memotivasi teman, bersemangat, solutif, dll. setelah sesi ini, kami pun dipersilahkan untuk beristirahat untuk kemudian bangun kembali pukul 05.00 WIB untuk melaksanakan olahraga pagi.

Raboe, EmpatBelas Desember DoeaRiboeSebelas

Olahraga pagi kali ini diadakan di lapangan bola, gerakan yang dilakukan pun tidak begitu beda jauh dari hari kemarin. setelah itu kami kembali ke tenda kami masing-masing dan sarapan pagi dengan memasak kacang hijau.. kacang hijaunya mantaaappp!! hehe, tiada duanya dehhh,, emang kalo lagi outbond gini apa aja berasa jadi enak,wkwkkw.. namun, ada pemandangan yang menarik hati saya, ada satu dua tiga, anak kecil berseragam sd berjalan ke arah kami dan ke arah lapangan bola yang tadi kami pakai, ternyata setelah bertanya ke instruktur outbond, di belakang lapangan bola itu ada sekolahan dan kata mereka anak2 itu harus berangkat jam setengah 6 pagi atau 5 pagi karena harus menyebrang dulu menggunakan perahu.. woooww! ini yang gw inget,, betapa perjuangan mereka untuk mendapatkan pendidikan yang sama dengan orang2 kota adalah perjuangan yang luar biasa! saluuuttt gw..

Beres sarapan, kami kemudian melaksanakan rutin pagi, yaitu membereskan dan merapihkan tenda penginapan dan tenda dapur, membereskan peralatan makan, bersih2, dll.. setelah itu kami diminta berkumpul, dan dibagi dalam 2 tim kembali, namun kali ini anggota timnya diacak lagi, jadi bukan tim yang sama dengan hari yang kemaren. Dan ketentuannya hampir sama dengan hari kemarin, instruktur hanya memberikan titik koordinat. kali ini ada 3 Pos juga, namun kami kali ini tidak menggunakan bargas lagi, melainkan canoe.. Yihhaaaa,, dalam hati bergirang karena ga seberat mendayung bargas,hehhe.. gw pun mulai loading barang ke canoe,, satu canoe untuk 2 orang, dan gw berpasangan dengan anggun. gw duduk di belakang, sedangkan anggun di depan. di awal gw memberikan isyarat kepada anggun kalo dayungannya udah mantap dan minta dipertahankan. setiap kali gw mendayung dari sebelah kiri eh tuh canoe malah mencong ke kanan, gw dayung dari kanan eh malah mencong ke kiri, kayanya emang tenaga gw yang kuli yakkk..wkwkwkkw.. jadi terkadang gw diam dan membiarkan anggun yang dayung, cuman salah nya gw karena ga gw bilang jadi si anggun berpikir kalo gw santai santaiii! hahaha.a. (gapapa, nggun..) terlebih pas gw dapat asupan roti dari devi si anggun melirik ke belakang dan mendapati gw lagi ngunyah  roti,whahhaha.. padahal sebelumnya udah gw tawarin juga sih..hehehe.. kami agak tertinggal kali ini dari tim lain, mereka konstan dan melaju dengan manisnya.. namun, masalah baru mulai muncul ketika kami seakan kehilangan arah hidup.. *hallaaaahhhh..

Untuk melihat sekarang posisi kami sudah di mana akhirnya ketua tim kami, Jeffrey, memutuskan untuk melipir dulu ke pulau atau daratan terdekat. dari situ kami bisa mengambil 2 titik kritis dan mengetahui saat ini posisi kami ada di mana,.  ada seorang rekan mengatakan kalo arah kita seharusnya memutari pulau ini karena tujuan kita ada di belakang pulau ini, namun saya melihat keadaan sekitar kalau ini ada yang janggal. karena ada ibarat selat di sini, jadi kita jangan memutar pulau ini karena akan semakin menjauh.. ketika melihat2 lagi, saya temukan warna2 orange dari kejauhan sehingga saya mengisyaratkan kepada teman2 agar kita bergerak ke arah sana saja, dan mereka pun setuju. Sampai di titik ini, instruktur menanyakan di koordinat berapa kita sekarang? di mana kita di peta? mamm**ssss.. banyak yang ngeblank tiba2 teknik navigasi, mungkin karena panik yah.. namun lambat laun mulai ingat dan ternyata Lokasi yang kami injak ini adalah tempat yang salah, tempat yang bukan kami tuju,, tujuan kami memang sudah dekat, namun bukan di sini.. alhasil kami kembali menaiki canoe kami dan segera bergegas ke koordinat yang dituju.. akhirnya sampai lah kami di tempat tujuan. kami diberikan games di sini ibarat permainan minesweeper! jadi ada kotak berukuran 6 x 8 kami harus mencari jalan dari kotak baris paling bawah ke paling atas.. kami diberikan ruang koordinasi tapi tidak diperbolehkan melihat ke arah kotak minesweeper ini.. di sini menurut saya yang diuji adalah konsentrasi. karena apabila kita kurang fokus atau kurang berkonsentrasi maka games ini akan menjadi sulit rasanya, karena kita juga harus menghafal langkah teman2 kita sebelumnya. di sini kami tidak begitu mengalami kendala, walaupun ada 1 atau 2 kawan yang kurang fokus termasuk saya, heheh namun bukan menjadi halangan yang berarti.

Akhirnya selesai juga tantangan di pos pertama ini, kemudian instruktur memberikan kepada kami titik koordinat berikutnya, namun bukannya pos 2 yang diberikan akan tetapi langsung pos 3 karena waktu nya memang tidak cukup untuk ke pos dua, jadi kami langsung ke pos 3 saja.. setelah diukur dari peta ternyata jarak dari pos 1 ini ke pos 3 sekitar 4 KM dan itu harus ditempuh menggunakan canoe juga… dayung dan terus mendayung.. lelah memang tapi ini adalah kompetisi, jadi gw terus memberikan yang terbaik.. sesekali kami mendayung ke arah yang agak menjauh dari yang lain, instruktur pun dengan sigap memperingati kami untuk kembali mendekat.. hingga sudah mulai mendekati tujuan, saya ditantang oleh rangga untuk adu cepet2an nyampe,, melihat ajakan seperti itu membuat gw semakin bersemangat dan mendayung lebih cepat dan bertenaga lagi,hehhe.. alhasil gw dan anggun keluar sebagai pemenang mendayung hingga garis finish,, dan mendapatkan roti nya si rangga,, roti coklat. lumayannn… gw tawarin ke anggun, tapi dia ga mau..wkwkkw.. katanya udah kenyang..

MATAHARI sudah berada di atas kepala, menandakan hari sudah berjalan setengahnya.. kami pun makan siang sejenak, karena lagi lagi gw berada di tim yang kalah, makanan yang disiapkan panitia berupa nasi tahu tempe pun menjdi pilihan yang tidak bisa dielakkan.hahaha.. ada rekan yang nyeletuk gmana kalau tambahin pake kacang atom yang tadi aja tuh.. kemudian saya berdiri dan ingin mengambil kacang tersebut, tapi menitipkan makanan saya kepada jeffrey, eh, entah gmana tiba2 makanan saya terjatuhhhh..huhuww.. gapapa deh,, saya pun tetap melanjutkan perjalanan saya mencari kacang atom tersebut.. tiba kembali di tempat makan, teman2 ternyata udah membagi nasi, tahu dan tempe mereka ke tempat makan gw .. ooowhwhhh sooo swiiiitttt..hehehe,, makan pun berlangsung “meriah” karena ditemani ayam, bebek, dan anjing yang kepingin makan juga..hehe, alhasil kami juga memberikan makanan kami kepada mereka seraya berucap doakan kami yah semoga selanjutnya bisa menang dan kalian kami kasih makan yang agak enakan dikit,, aku pun berkata,, iya ntar kalian kami kasih makan ayam goreng deh,, ehhh,, jangan dehh, ntar kanibal dunk?? masa ayam makan ayam!?? wkwkkw..

Oke lanjut lagi ke sesi berikutnya.. setelah evaluasi di sesi pertama tadi (dari pagi hingga siang hari) didapat mayoritas memilih bara dan dimas sebagai orang yang berhak “diganjar” kartu hijau karena keefektifan mereka dalam tim. menarik di sini, karena saya melihat dimas berubah dalam sekejap dan dalam semalam menjadi orang yang paling effektif, dalam hati saya berpikir nih orang ternyata bisa serius juga,wkwkwk.. mirip banget ma gw,hehee.. lanjuttt.. ternyata dari 2 orang ini dibuat lah tim masing2 dengan leader ya mereka sendiri,.. saya pun dipilih oleh sofyan untuk bergabung bersama di tim dimas karena terlebih dahulu dimas memilih sofyan bergabung dalam tim dia. oke, tantangan selanjutnya berbeda dengan 2 hari belakangan ini.. biasanya kami bermain air, sekarang kami diajak hiking.. yupp, kami kali ini berjalan mendaki bukit dan melewati lembahhh,, halalaaaahhh.. kaya ninja hatori aja ye..hehe,, smua clue untuk mendapatkan pos yang dituju didapat dalam bentuk foto yang akan diberikan oleh panitia apabila telah menyelesaikan tugas di pos yang telah ditentukan, dan pemenangnya adalah tim yang dapat mencapai pos terakhir terlebih dahulu.

Di pos pertama kami mendapat Tugas yaitu menghubungkan 16 titik berbentuk segiempat dengan 6 buat garis yang tidak terputus. di sini kami agak lambat dan kalah dari timnya bara. Mereka lebih dahulu menyelesaikan tugas ini dan kemudian langsung bergerak ke pos selanjutnya, sementara kami masih menyelesaikan tugas ini, akhirnya kira2 berselang 5 menitan kami pun berhasil memecahkan tugas ini, lagi2 ninda lah problem solver nya,hehe.. (mantappp, nin!), kami pun langsung berangkat ke pos pertama,, dalam perjalanan yang memang banyak tanjakan tak ayal kami pun sering berhenti untuk beristirahat terlebih dahulu, sofyan yang masih bersemangat terus membakar dan membagikan api semangatnya kepada kami, sehingga saya pun terpacu.. sampai dia menggendong tas rekan kami dan saya juga ikut bantuin dikit2,hehe.. tiba lah kami di pos kedua, tantangan yang diberikan adalah menyelesaikan permainan Sudoku,, saya memang belum pernah main game ini, jadi memang belum terbiasa sehingga tidak dapat banyak diandalkan dari diri saya,kwwkkwkw.. namun, dimas dengan sigapnya melahap kotak2 kosong tersebut dengan baik dan sempurna, shingga kami pun bisa melanjutkan ke pos kedua.. ohya total pos ada 5. Perjalanan ke pos 3 juga menarik, kaya lagi turun gunung aja.. jalannya tanah, namun tiba2 kami sampai di jalanan beraspal, jadinya ga gitu menarik deh,,hehehe.. tibalah kami di pos 3, di pos ini kami diminta menyusun gambar THe Future Leader 4, di sini kami sempat melakukan kesalahan sehingga terpaksa harus diulang kembali namun ini semakin meningkatkan rasa percaya diri kami kalau kami pasti akan bisa menyelesaikan tantangan ini. setelah selesai kami melanjutkan perjalanan ke pos 4, dalam perjalanan ini ada rekan kami yang tidak kuat lagi berjalan sehingga muntah dan dievakuasi oleh panitia, kami mengapresiasi semangat nya! kami pun melanjutkan perjalanan dengan total 6 orang anggota, berkurang 1 anggota yang tadinya berjumlah 7 orang.. akhirnya kami sampai di pos 4. permainan di Pos 4 ini menurut saya mengandalkan fisik sekali. jadi ada 8 kotak yang terdiri dari 2 kolom dan 4 baris, kami diminta untuk menyebrangkan anggota tim ke sebrang dengan ketentuan 1 orang hanya boleh menginjak 1 kotak saja, setelah itu harus langsung ke garis finish.. lagi2 pada percobaan pertama kami gagal, namun dari sini kami mempelajari hal baru yang kami terapkan di percobaan ke dua.. jadi dalam satu baris diisi berlainan jenis, cowo dan cewe.. yang cowo menjadi tumpuan kaki temannya sedangkan yang cewe menjadi tumpuan buat pegangan tangan orang yang akan melewati kami.. alhasil jadi lah kami main injak2an..hehhe seru sih sekalian main pijat2an punggung juga jadinya.. akhirnya sukses juga semuanya berhasil menyebrangi “pulau” tersebut dengan baik.. Kami langsung bergegas menuju pos 5 yang ternyata jaraknya tidak begitu jauh, mungkin hanya sekitar 200m. di pos ini tidak ada games apa2. dan lagi2 kami atau tepatnya saya berada di tim yang kalah, dan malam ini berarti makan TAHU TEMPE! hahahha..

Setelah diumumkan siapa pemenangnya oleh instruktur, kami kemudian disuruh untuk memasang tenda penginapan.. baru memasang 1 tenda, malangnya hujan dengan gencarnya turun ke bumi yang kami pijak ini,, alhasil kami meninggalkan 1 tenda yang lumayan tegap berdiri dan masih mengutang 2 tenda lagi untuk didirikan.. karena hujan, maka kami berpinda ke dapur.. kami kemudian mendapati teman2 perempuan yang sedang bersiap membuat makanan dengan menu utama tahu tempe.. dengan sigap rekan wanita kami mencampur tempe dengan kecap terlebih dahulu, padahal itu belum digoreng lho?? whatttt..? di mana mana tempe digoreng dulu baru dikasih kecap.. mungkin ini resep rahasia turun temurun kali pikirku.hehhe.. rekan rekan pria di sisi lain mencoba untuk menyalakan api dengan menggunakan kayu bakar.. walaupun sebenarnya kami juga dapet trangia juga untuk dapat digunakan. yaahhh tapi gapapalah yang satu buat masak tahu tempe satu lagi buat masak nasi pake kayu bakar. Bermodalkan kayu bakar kering dan parang, kami kemudian mencoba membakarnya dengan terlebih dahulu memotong/ mengiris kayu bakar dengan parang oleh dimas sang pengiris.. kemudian dikumpulkan menjadi satu dan dibakar, awal2 memang terlihat akan berhasil,, nmun lagi2 kandas di tengah jalan.. apinya mati. kami mencoba lagi dan terus mencoba,, ada teman yang sampai penasaran ingin terus mncoba, tapi tetap saja tidak berhasil,ahhahaha.. sepertinya ada teknik yang belum kami kuasai penuh.. menyalakan api unggun,hahha.. jadi kami sekarang memusatkan perhatian pada 2 trangia yang diberikan oleh instruktur saja. jadinya 1 trangia dipakai untuk masak tahu tempe goreng, satunya lagi untuk masak nasi. Alhasil karena api yang dipakai masak nasi ga sebesar make api unggun, si nasi jadinya setengah matang dunkkk.. jadi masih agak berasa berasnya dan bunyi kriukkk kriukkkk,,hahhaha.. asikkk asikkkk aja sih dimakan ditambah tempe yang juga awalnya setengah matang, namuun berkat bantuan para instruktur yang baru datang, jadinya tuh api bisa membesar lagi dan banyak tempe n tahu yang matang.. kami pun makan dengan lahapnya, sampai sampai tim sebelah kami makan dengan enaknya karena ekspresi yang sangat senang dan bahagia,hahahhah.. (ketipu si devi dan arian, -red) wkwkkw.. karena merasa sayang untuk membuang makanan yang tersisa, rekan ninda sampai rela untuk menyuapi teman2 yang lain,wkkwkw.. (*bilang aja udah ga mau makan lagi, nind,hahha..)

Selesai masak masakan, kami disuruh berkumpul di ruangan yang agak kurang terawat kondisinya.. di sana seperti biasa dilaksanakan evaluasi untuk satu hari ini.. terutama evaluasi dari pagi hingga siang hari nya.. gw ga mau membahas banyak tentang evaluasi ini.. serulah di sini, yang gw inget pas bagian gw aja.. si anggun protes kenapa gw ga dayung padahal dia dayung mulu katanya,,wkwkkwkw.. setlah gw beri penjelasan ternyata dia menerima penjelasan gw,hehehe.. thx, nggun!
Oke, back to topic.. selesai evaluasi panitia ngebrief kami, mengatakan kalo malam ini disuruh tidur pulas tanpa harus memikirkan besok pagi akan bangun jam berapa.. kata bang carol, tenang saja besok pagi instruktur yang akan bangunkan.. jadi ga usah mikirin harus bangun jam berapa… selintas terbersit di pikiran gw,, wahh, jangan jangan jurit malam nih… yaudah gapapa, nikmatin aja, seru pastinya,hehe.. kemudian kami lanjut diminta untuk pasang tenda kembali, karena cuaca juga sudah mulai bersahabat, dan hujan pun sudah berhenti.. ketika membangun tenda, kami membahas tentang acara apa yang akan kira2 terjadi esok pagi, karena kami diminta untuk tidak memikirkan bangun jam berapa.. saya mengatakan kepada dimas, ratna yang ketika itu juga sedang membangun tenda kalau kemungkinan besar ini bakal jurit malam, tapi dimas ternyata cerdas juga dia menganalisis kalau ga mungkin jurit malam, kita kan kalangannya udah eksekutif.. kwkwkwkw.. bener juga sih… jadi gw menarik kesimpulan mungkin mau refleksi diri kali,. setelah semua beres dan 3 tenda telah berdiri dengan gagahnya, maka kami pun beristirahat. kali ini gw tidur dengan kelompok lain, yaitu arian, karena satu kelompok gw cowonya 3 orang, cewenya 4 orang jadi cewe 2 tenda 2 orang,, sedangkan kelompok lain 3 cowo 3 cewe, jadi ada 1 tenda cowo yang berisi 1 orang oleh karena itu gw bergabung ke kelompok lain yaitu barengan ma arian.

Kamis, LimaBelas Desember DoeaRiboeSebelas

Dalam lelapnya mimpi, tiba tiba terdengar sayup sayup suara perempuan,, “bangun.. bangun..” gw kira ngimpi ternyata suara tersebut dimiliki oleh seorang perempuan bernama mbak ais yang membangunkan kami, kemudian disusul suara pluit yang ditiup oleh bang carol dari kejauhan.. Langsung lah kami bangun dan bergegas berkumpul ke arah bunyi pluit tersebut. kemudian kami mendapat penjelasan oleh bang carol mengenai kegiatan selanjutnya yang bernama “Life Run”.. kegiatan ini adalah refleksi mengenai diri kita sendiri, di sini akan ada 5 pos dan di tiap pos akan ada renungan dan soal pertanyaan, kami disuruh untuk merefleksikan diri sendiri kemudia menjawab pertanyaan yang telah disediakan.

Pos pertama adalah Dadu Kehidupan, di pos ini kami diminta untuk melempar dadu sambil meneriakan prediksi angka berapa yang akan keluar. pada percobaan pertama gw meneriakkan angka satu, namun sayang nya yang keluar adalah angka 5 jadi gw disuruh untuk berjalan memutari area yang telah ditandai dengan tali kemudian setelah selesai memutari area tersebut kembali lagi ke barisan untuk melempar dadu kembali, pada percobaan kedua kali ini dengan lantang dan keras gw meneriakkan angka “TIGAAAAAA!!” yuppp dengan penuh keyakinan sambil melempar dadu dan ternyata keluar juga angka tiga! yuhuuuuuu! tepat sekali.. langsung saja gw diberikan lembar jawaban untuk menjawab pertanyaan yang telah disediakan. kemudian gw mulai merenung dan refleksi diri.
Pos Kedua, Perjalanan ke ITACHA. pos ini menarik, karena tulisannya juga memang sungguh menarik, isinya seperti ini:

Ketika kamu memulai perjalanan menuju Ithaca, berdoalah supaya jalan tersebut panjang, penuh petualangan dan pengetahuan.  Janganlah takut terhadap makhluk-makhluk yang ganas. Kamu tidak akan bertemu dengan mereka asalkan pikiranmu tetap mulia, dan emosimu yang agung menyentuh tubuh dan semangatmu. Kamu tidak akan bertemu mereka,  asalkan kamu tidak membawa sifat mereka di dalam dirimu.

Berdoalah supaya perjalanan ini panjang. Bahwa pagi di musim panas bermunculan, bahwa kamu akan memasuki pelabuhan dengan kegembiraan dan sukacita, kamu akan berhenti di pasar-pasar Phoenicican, dan membeli cinderamata yang bagus, induk mutiara dan perhiasan batu karang, permata kuning gading, kayu hitam, dan wewangian yang menyegarkan. Kamu akan mengunjungi kota Mesir, dan belajar dari orang-orang yang memiliki pengetahuan.

Tetapi, tetaplah Ithaca berada di pikiranmu. Tiba di sana merupakan tujuan utama. Janganlah tergesa-gesa dalam melakukan perjalanan ini. Adalah lebih baik membiarkannya menjadi tahun-tahun yang panjang. Dan meskipun kamu berlabuh di sebuah pulau kecil ketika kamu menjadi tua, dan menjadi kaya akan semua yang kamu peroleh sepanjang perjalanan, tanpa berharap Ithaca akan menawarkan kamu kekayaan. Ithaca telah memberi kamu perjalanan yang indah. Tanpa dia kamu tidak akan pernah mengambil jalan tersebut.

Dan ketika kamu sampai di sana, dan menemukan bahwa ia tidak memiliki apa-apa, Ithaca tidak berbohong kepadamu. Tetapi, dengan kebijaksanaan besar yang telah kamu peroleh, dan dengan banyaknya pengalaman yang telah kamu alami, Kamu pasti memahami apa yang dimaksud dengan Ithaca. (C.P. Cavafy, “The Poet of Alexandria”)

Itulah tulisan yang terpampang di pos 2,, beberapa rekan mengatakan ada yang sampai menitikkan air matanya karena terharu membaca tulisan ini.. memang benar, maknanya sangat dalam.. namun, sayang suasana atau kondisi lokasi yang dipilih kurang membantu menambah pensuasanaan yang baik.. karena terkadang ada lalu lalang motor atau mobil yang melintas.. gw yakin kalo dibikin di tengah hutan pasti akan lebih kena lagi nih..hehe,,

Selesai dari pos ini gw melanjutkan ke pos 3, di pos ini kami diminta untuk menggambar telapak tangan kanan dan kiri, dan menuliskan kekuatan yang kami miliki pada gambar telapak tangan kanan, sedangkan pada telapak tangan kiri kami diminta menuliskan kekurangan kami. di sini kondisi nya juga ga kondusif, karena digangguin mulu ma makhluk yang bernama Dimass ini… parah tuh orang emang..wkwkkwkw.. masa orang kasih warna coklat ditangan dianggap itu ngasih warna kaya bulu tangan monyet?? wkkwkwk.. kacau kacauuuuu..hehehe.. ada ada aja dah si dimas ini, membuat gw ga betah berlama lama di pos itu… beres dari pos 3 langsung beranjak ke pos 4 sambil sedikit2 berjogging ria, mumpung masih pagi, mungkin jam setengah 6an.. di pos 4 ini kami refleksi tentang self leadership.. di sini diberikan artikel yang berisi tentang 10 hal (tepatnya 9 sih, karena 1 ga ada) unsur yang diperlukan dalam diri seorang pemimpin.. setelah selesai pos 4, kami ke pos 5 yang adalah pos nya sarapan,hehehe.. jadi kami sarapan nasi kuning dehhh.. asikasik…

Setelah beres sarapan, kami kembali diminta berkumpul dan membuat tim lagi.. kali ini tim dipisah menurut jenis kelamin.. yang pria satu tim, yang wanita satu tim juga. kali ini tantangan yang diberikan adalah membuat rakit. yup! kami diminta membuat rakit dan mengambil bendera yang jaraknya kurang lebih 100 m dari bibir waduk jatiluhur, tidak begitu jauh memang. namun dalam proses pembuatan rakit ini yang agak ribet, apalagi dlam satu tim ini cowo semua, yang mana semuanya cenderung dominan.heheh, sebelum dimulai kami menunjuk seorang ketua dulu, dan terpilih gw sebagai ketuanya. kami diminta untuk terlebih dahulu membuat desain rakit sperti apa yang akan kami buat kemudian mempresentasikannya di depan para instruktur. setelah kami melihat semua bahan yang tersedia, seperti 4 buah drum, 6 buah bambu panjang, 7 ikat tali, maka kami mengkonsep desain rakit yang akan kami gunakan. karena kurangnya pengetahuan dan studi literatur,heheh.. desain kami sepertinya tidak begitu disetujui oleh instruktur, oleh karena itu kami diminta memikirkannya kembali,,, “ayoo coba diingat-ingat prinsip hukum Archimedes..” teriak salah seorang instruktur.. kami pun akhirnya “berjalan” dengan konsep seadanya dan nampaknya ada sedikit keraguan hingga salah seorang rekan berteriak, bambunya di bawah! ntar bambunya ngapung!! gw berpikir, emang iya gitu?? udah ,lah ikutin aja dulu,,wkwkwk.. yang lain juga kaga ada yang protes.. tiba lah saat nya mencoba tuh rakit.. pas pertama nyoba ke air,, byurrrrr! bambu nya ga ngapung, justru drum nya yang ngapung, yaiyalah yahh.. drum kan ada udara dalamnya.. parahnya gw..hahha.. jadi kita pindahin drumnya ke bawah, akhrnya terangkat lah tuh bambu, namun, karena emang udah salah dari awal, alhasil bagian belakang terlalu lebar sehingga si drumnya itu keluar dari tempatnya,, salah seorang rekan sempat nekat untuk meneruskan saja perjalanannya, namun gw bilang kita mending bersusah susah di sini daripada ntar susah di tengah air.. sempat beberapa kali dia tidak setuju, tiba tiba seorang instruktur berteriak, “ayoo, Coba belajar dengarkan temannya!” langsung lah rekan2 yang lain juga setuju untuk kembali membawa rakit tersebut ke pinggir waduk untuk diperbaiki..

selama proses memperbaiki ini, ternyata tim wanita sudah selesai dan siap menggotong drum mereka ke bibir waduk.. waduuuhhhh.. lagi2 bakal kalah nih, tapi gw berpikir ntar bisa kita susul pas ngedayungnya.. ayoo kerjain dulu aja sekarang ini.. pas lagi benerin tali sempat ada masalah juga, karena rakit di tempatkan di bagian yang masih ada airnya sehingga agak menyusahkan dalam melihat  pergeseran bambu, alhasil setelah jeffrey menjelaskan kalau sebaiknya rakitnya dipindahkan ke daratan barulah yang lain pada mau memindahkannya,, akhirnya kami beres juga memperbaiki rakitnya, namun tim wanita hampir sampai mendapatkan bendera yang aada di waduk jatiluhur.. kami langsung bergegas untuk mengejar mereka.. ternyata mereka telah berhasil mengambil benderanya dan sekarang mereka sedang mendayung ke arah finish yaitu tempat start awal mereka.. sedangkan kami, baru bersiap2 untuk naik ke atas drum.. mulailah kami mendayung, satu dua,, masssuuukkkkkk… dayunnnggggggg!! masuuuukkkk dayuunngggggg!! begitu seterusnya.. namun karena tenaga sebelah kiri lebih besar, jadi si rakit agak berbelok deh ke kanan dan hampir menabrak rakit si wanita.. huuuuffffttt… hampir saja menabrak… akhrnya sampai juga kami mengambil bendera nya, nmun tim wanita juga sudah hampir sampai finish.. akhirnya ketika kami ingin mengejar, sudah tidak mungkin lagi terkejar karena mereka sudah sampai di finish terlebih dahulu.. finally, We were Lost!! huhuhuwww… intinya siang ini makan TAHU TEMPE lagi dehhh…

Setelah beres, diadakanlah seperti biasa evaluasi.. bla bla bla.. semua mengevaluasi.. termasuk gw kena kartu merah karena kepemimpinan yang kurang effektif.. thx guys! gw akuin emang kurang effektif,, ntah kenapa..hehe.. yasudah jadi intinya dari semua games gw kalah muluuuuu!! dan selalu makan Tahu Tempe.. yang lain yang pernah menang pasti pernah makan ayam, sayur, buah, dll.. hehhe.. tapi siang itu karena udah beres dan siap2 berangkat ke jakarta pukul 14.00, makanan boleh disharing,hehe.. jadi lumayan dapet rendang,hahhaha.. akhirnya kami berpamitan dengan para instruktur Pancawati untuk pulang ke jakarta… tepat pukul 14.00 kami pun meninggalkan Jatiluhur.. itulah pengalaman yang sangat berkesan dan tidak akan gw lupakan dalam perjalanan hidup ini..

Daniel David P.
THe Future Leader 4
25 Desember 2011

Explore posts in the same categories: aktivitas, friends

Tags: , , , ,

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.