Indonesia Carut Marut.. MENGENASKAN..

ditulis oleh: Daniel David P

Sungguh miris melihat keadaan bangsa yang terjadi dewasa ini. Media elektronik, surat kabar dan lainnya memberitakan tentang kebobrokan bangsa ini yang semakin parah saja. Mulai dari kasus soal Jaksa yang disuap sebesar Rp 6 Miliar, kematian mahasiswa UNAS, Hak Angket yang diajukan DPR kepada Presiden, unjuk rasa di depan gedung DPR/MPR yang berakhir rusuh hingga soal turunnya kualitas pendidikan karena semakin banyaknya siswa yang tidak lulus UN tahun ini.

Indonesia nampaknya belum sepenuhnya bangkit. Justru momen kebangkitan nasional yang baru-baru ini kita peringati sudah 100 tahun nampaknya bertolak belakang akan cita-cita kebangkitan itu sendiri. Semangat kebangkitan itu justru tercoreng akibat ‘ulah’ jaksa agung muda Urip Tri Gunawan yang tertangkap tangan disuap sebesar 6 miliar rupiah oleh Arthalita suryani a.k.a Ayin. Di samping itu juga beberapa Jaksa Agung muda juga terlibat melakukan percakapan dengan Ayin yang berhasil disadap oleh pihak berwenang. Padahal Jaksa Agung juga merupakan lembaga yang bekerjasama dengan lembga KPK untuk bersama-sama memberantas Koruspsi, Kolusi dan Nepotisme. Namun apa yang terjadi? Malah anggotanya sendiri yang tertangkap tangan melakukan tindak pidana Korupsi. MENGENASKAN..

Akhir-akhir ini juga sering kita jumpai tentang demo yang terjadi di Universitas Nasional. Hal ini disebabkan oleh karena kematian rekan mereka yang berkuliah di UNAS bernama Maftuh Fauzi. Sepertinya kematian rekan mereka ini ditutup2i penyebabnya,ada yang mengatakan Karena penyakit AIDS namun ada juga yang mengatakan kematiannya disebabkan karena ulah petugas saat terjadi kerusuhan di depan kampus mereka tersebut. MENGENASKAN..

Kemarin (24/6) mahasiswa dari berbagai kampus yang berjumlah kurang lebih ratusan atau bahkan ribuan orang berdemo di depan gedung MPR/DPR. Demo ini meneriaki tentang ketidaksetujuan mereka dengan kebijakan pemerintah untuk menaikkan harga BBM. Namun, dalam pelaksanaan Unjuk rasa ini sungguh sangat menyedihkan karena justru pengunjuk rasa ini berdemo dengan merusak fasilitas public seperti pagar gedung, pagar pembatas jalan, dan juga merusak mobil polisi yang sedang parkir. Sungguh perbuatan yang tidak terpuji dan tidak patut dicontoh ini seharusnya tidak dilakukan oleh kaum intelek yang mengatasnamakan mahasiswa! Sungguh saya sangat menyesalkan hal ini terjadi. Perbuatan anarkis, vandalis mereka sangat merugikan Negara. Apakah mereka tidak sadar dengan perbutan mereka ini? Ada 1 hal lagi yang saya lihat kemarin di berita, ada mobil petugas kepolisian yang dengan sengaja menabrak seorang pendemo hingga terpental kurang lebih 3 meter jauhnya, sangat miris melihatnya,, sungguh MENGENASKAN..

Di tempat yang tidak jauh dari kerusuhan tersebut, yaitu di dalam gedung MPR/DPR, para wakil rakyat sedang “asyik” melakukan rapat paripurna untuk menentukan hak apa yang akan diajukan ke pemerintah untuk menyikapi kenaikan harga BBM apakah hak angket atau hak interpelasi. Untuk menentukan hasil dari rapat ini tidak dapat dilakukan dengan cara musyawarah untuk mufakat, namun harus ditempuh dengan cara voting. Dari hasil voting tersebut suara terbnyak memilih untuk meggunakan hak angket. Ada beberapa fraksi yang menolak dan menyetujui menggunakan hak angket ini, ada pula yang sampai mengatasnamakan rakyat agar hak angket ini disetujui semua pihak, ada 5 Fraksi yang setuju agar hak angket ini di-goalkan yaitu PBB,PBR,PDIP,PKB, satu lagi lupa. Ada 2 yang setuju agar hak interpelasi yang diajukan dan ada 3 fraksi yang tidak setuju dengan hak angket maupun hak interpelasi yaitu partai demokrat, partai GOLKAR, dan PPP. Mudah2an saja partai yang mengatas namakan untuk rakyat itu tidak hanya “mencari muka” kepada rakyat karena kita ketahui bersama sebentar lagi akan ada pesta demokrasi PEMILU 2009. Kalo itu hanya untuk mencari muka saja,, sungguh MENGENASKAN..

Kematian aktivis HAM, Munir, yang terjadi 4 tahun lalu pun saat ini masih menjadi tanda tanya besar. Kematiaan yang disinyalir sebagai pembunuhan ini sampai saat ini masih belum jelas siapa tersangka utama atau otak dibalik pembunuhan ini. Muncul nama baru akhir-akhir ini yaitu mantan deputi V Badan Intelijen Negara (BIN) yaitu Bpk. Muchdi PR kemarin bapak ini diperiksa oleh kepolisian selama kurang lebih 4 jam. Mengapa sampai BIN ikut terlibat dalam pembunuhan munir?? Apakah aktivis HAM ini sungguh membahayakan Negara hingga harus dimusnahkan sehingga harus BIN yang turun? Itu akan menjadi tanda tanya yang besar bagi kita semua…sungguh MENGENASKAN..

Di sektor pendidikan juga kita mengalami kemunduran, terbukti dengan semakin rendahnya tingkat kelulusan siswa-siwsi Indonesia ini. Di tengah keberhasilan menyabet beberapa penghargaan internasional sperti Olimpiade Fisika,dll malah di dalam negri sendiri masih banyak yang tidak lulus dalam ujian akhir nasional.. sungguh hal ini sangat ironis.. MENGENASKAN..

Lalu,, bagaimana nasib bangsa ini kedepannya kawan??
bagaimana keadaannya 1tahun, 10 tahun, atau 50 tahun ke depan??
Apakah kita sanggup mengubah bangsa ini kearah yang lebih baik??

Generasi muda saat ini adalah ujung tombak bangsa ini di masa depan..
Generasi muda saat ini adalah harapan hidup jutaan rakyat Indonesia..
Generasi muda saat ini adalah tonggak penggerak bangsa ini di masa depan..
Dan.. Generasi muda itu adalah…. KITA!!

Mari KITA perbaiki Indonesia yang carut marut ini!

Indonesia Raya.. Merdeka.. Merdeka..
Tanahku negri ku yang kucinta..
Indonesia Raya.. Merdeka.. Merdeka..
Hiduplah Indonesia Raya!

Explore posts in the same categories: nasionalisme

10 Comments on “Indonesia Carut Marut.. MENGENASKAN..”

  1. si cantik Says:

    buset..
    nasionalis abiiiis.. hehehe..

  2. liz Says:

    tahpapa situ kulihat . .
    :D

    canda2 , oke juga . .
    mulai nasionalis situ ?

  3. Putri Says:

    beuuuhhh…

    nasionalisme nya tinggi ye,,,
    hehe

  4. david Says:

    biasa aja ahh..cuma sedikit pandangan saya tentang negara ini..

  5. gunaguna Says:

    dri dlu mang batak pasti nasionalis!!hwahwahwahwaa…asal aja gw..
    masuk PLN aja kau..hehe

  6. auliafeizal Says:

    bagus so tulisannya, mencerahkan

  7. edixp Says:

    jangan pake kata gitu dong mas kan semua bagian dari pembelajaran. just kiding aja

  8. Ridwan Says:

    Apakah kita sanggup mengubah bangsa ini kearah yang lebih baik??

    Pasti bisa, asal paling gak sampe 20 tahun selesai lo buat tulisan ini, masih konsisten sama yang lo tulis. Minimal dari diri lo dulu.. :D

  9. gunaguna Says:

    susahnya rame – rame, bangunnya juga rame – rame..hehehe

  10. davidgultom Says:

    yup, benar sekali mas guna2..
    susahnya rame2,, ngebangunnya juga rame2 dunk..
    iya tak??


Comment: