Kontrol Populasi Dunia

Posted October 26, 2009 by davidgultom
Categories: nasionalisme, opini

Kontrol Populasi Dunia *sumber: milist agendaganesha

Begitu banyak fakta-fakta konspirasi dan ketidakadilan menyangkut PBB. Namun ada satu konspirasi PBB yang luput dari perhatian khalayak ramai yakni tentang rencana Konspirasi untuk mengurangi populasi dunia sehingga dunia ini hanya dihuni oleh 500 juta manusia. Hal ini berarti pengurangan sekitar 93% penduduk dunia.
Hal tersebut berangkat dari pemikiran bahwa dunia dengan segala kekayaan alamnya, dengan seluruh ekosistemnya, rantai makanannya, serta sistem alamiah yang ada, tidak akan sanggup untuk menopang kehidupan umat manusia sebanyak sekarang—sekitar 6 miliar orang—dengan baik. Untuk menciptakan satu dunia yang lebih baik, maka diperlukan pengurangan jumlah populasi umat manusia sebanyak 93%-nya atau dunia ini hanya mampu untuk menopang kehidupan 500 juta manusia.

Yang unik, Desember 2012 merupakan waku yang ditentukan oleh pihak Konspirasi untuk memulai program ini secara besar-besaran. Belum ada satu pun pihak yang mengetahui secara pasti mengapa Konspirasi mematok awal program yang akan mengurangi jumlah umat manusia secara drastis ini pada Desember 2012.

Temuan-temuan berkenaan dengan waktu tersebut sungguh mengagetkan. Berabad silam, suku bangsa kuno seperti Suku Maya, Suku Hopi, Kaliyuga, Aztec, dan juga Mesir Kuno telah meramalkan di dalam sistem kalender kuno mereka jika pada akhir tahun 2012 dunia lama akan berakhir dan dunia baru akan muncul. Perhitungan suku-suku kuno ini berdasarkan pada pergerakan bintang-bintang dan berbagai ramalan mistis yang ada.

Di abad milenium, ketika sebagian dinding Pentagon hancur ditabrak misil yang mirip sebuah pesawat jet kecil pada tanggal 11 September 2001 (baca Eramuslim Digest edisi 911 tentang kebohongan-kebohong an AS soal peristiwa WTC), segelintir elit AS yang juga merupakan tokoh-tokoh Konspirasi Paganisme Modern ini menginginkan agar Pentagon diubah dan dimodernisasi lebih canggih lagi dengan berbagai peralatan yang terkomputerisasi. Batas waktu bagi upaya modernisasi Pentagon ini adalah Desember 2012 …!!!
(Sumber: http://frankdjeby. wordpress. com/2008. ..irasi-pagan- 4/)

Spoiler for Konspirasi Flu Burung:
Menteri Kesehatan Siti Fadilah, Menguak Konspirasi Bikin Senjata Biologi dari Flu Burung

Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari (59) bikin gerah World Health Organization (WHO) dan Pemerintah Amerika Serikat (AS).
Fadilah berhasil menguak konspirasi AS dan badan kesehatan dunia itu dalam mengembangkan senjata biologi dari virus flu burung, Avian influenza (H5N1).
Setelah virus itu menyebar dan menghantui dunia, perusahaan-perusaha an dari negara maju memproduksi vaksin lalu dijual ke pasaran dengan harga mahal di negara berkembang, termasuk Indonesia.

Fadilah menuangkannya dalam bukunya berjudul Saatnya Dunia Berubah! Tangan Tuhan di Balik Virus Flu Burung.
Selain dalam edisi Bahasa Indonesia, Siti juga meluncurkan buku yang sama dalam versi Bahasa Inggris dengan judul It’s Time for the World to Change.
Konspirasi tersebut, kata Fadilah, dilakuakn negara adikuasa dengan cara mencari kesempatan dalam kesempitan pada penyebaran virus flu burung.
“Saya mengira mereka mencari keuntungan dari penyebaran flu burung dengan menjual vaksin ke negara kita,” ujar Fadilah kepada Persda Network di Jakarta, Kamis (21/2).

Situs berita Australia, The Age, mengutip buku Fadilah dengan mengatakan, Pemerintah AS dan WHO berkonpirasi mengembangkan senjata biologi dari penyebaran virus avian H5N1 atau flu burung dengan memproduksi senjata biologi. Karena itu pula, bukunya dalam versi bahasa Inggris menuai protes dari petinggi WHO.

“Kegerahan itu saya tidak tanggapi. Kalau mereka gerah, monggo mawon. Betul apa nggak, mari kita buktikan. Kita bukan saja dibikin gerah, tetapi juga kelaparan dan kemiskinan. Negara-negara maju menidas kita, lewat WTO, lewat Freeport, dan lain-lain. Coba kalau tidak ada kita sudah kaya,” ujarnya.
Fadilah mengatakan, edisi perdana bukunya dicetak masing-masing 1.000 eksemplar untuk cetakan bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Total sebanyak 2.000 buku.

“Saat ini banyak yang meminta jadi dalam waktu dekat saya akan mencetak cetakan kedua dalam jumlah besar. Kalau cetakan pertama dicetak penerbitan kecil, tapi untuk rencana ini, saya sedang mencari bicarakan dengan penerbitan besar,” katanya.

Selain mencetak ulang bukunya, perempuan kelahiran Solo, 6 November 1950, mengatakan telah menyiapkan buku jilid kedua.
“Saya sedang menulis jilid kedua. Di dalam buku itu akan saya beberkan semua bagaimana pengalaman saya. Bagaimana saya mengirimkan 58 virus, tetapi saya dikirimkan virus yang sudah berubah dalam bentuk kelontongan. Virus yang saya kirimkan dari Indonesia diubah-ubah Pemerintahan George Bush,” ujar menteri kesehatan pertama Indonesia dari kalangan perempuan ini.

Siti enggan berkomentar tentang permintaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang memintanya menarik buku dari peredaran.
“Bukunya sudah habis. Yang versi bahasa Indonesia, sebagian, sekitar 500 buku saya bagi-bagikan gratis, sebagian lagi dijual ditoko buku. Yang bahasa Inggris dijual,” katanya sembari mengatakan, tidak mungkin lagi menarik buku dari peredaran.

Pemerintah AS dikabarkan menjanjikan imbalan peralatan militer berupa senjata berat atau tank jika Pemerintah RI bersedia menarik buku setebal 182 halaman itu. Mengubah Kebijakan Apapun komentar pemerintah AS dan WHO, Fadilah sudah membikin sejarah dunia.

Gara-gara protesnya terhadap perlakuan diskriminatif soal flu burung, AS dan WHO sampai-sampai mengubah kebijakan fundamentalnya yang sudah dipakai selama 50 tahun. Perlawanan Fadilah dimulai sejak korban tewas flu burung mulai terjadi di Indonesia
pada 2005.

Majalah The Economist London menempatkan Fadilah sebagai tokoh pendobrak yang memulai revolusi dalam menyelamatkan dunia dari dampak flu burung.
“Menteri Kesehatan Indonesia itu telah memilih senjata yang terbukti lebih berguna daripada vaksin terbaik dunia saat ini dalam menanggulangi ancaman virus flu burung, yaitu transparansi, ” tulis The Economist. The Economist, seperti ditulis Asro Kamal Rokan di Republika, edisi pekan lalu, mengurai, Fadilah mulai curiga saat Indonesia juga terkena endemik flu burung 2005 silam.

Ia kelabakan. Obat tamiflu harus ada. Namun aneh, obat tersebut justru diborong negara-negara kaya yang tak terkena kasus flu burung.
Di tengah upayanya mencari obat flu burung, dengan alasan penentuan diagnosis, WHO melalui WHO Collaborating Center (WHO CC) di Hongkong memerintahkannya untuk menyerahkan sampel spesimen. Mulanya, perintah itu diikuti Fadilah. Namun, ia juga meminta laboratorium
litbangkes melakukan penelitian. Hasilnya ternyata sama. Tapi, mengapa WHO CC meminta sampel dikirim ke Hongkong?

Fadilah merasa ada suatu yang aneh. Ia terbayang korban flu burung di Vietnam. Sampel virus orang Vietnam yang telah meninggal itu diambil dan dikirim ke WHO CC untuk dilakukan risk assessment, diagnosis, dan kemudian dibuat bibit virus.

Dari bibit virus inilah dibuat vaksin. Dari sinilah, ia menemukan fakta, pembuat vaksin itu adalah perusahaan-perusaha an besar dari negara maju, negara kaya, yang tak terkena flu burung.

Mereka mengambilnya dari Vietnam, negara korban, kemudian menjualnya ke seluruh dunia tanpa izin. Tanpa kompensasi. Fadilah marah. Ia merasa kedaulatan, harga diri, hak, dan martabat negara-negara tak mampu telah dipermainkan atas dalih Global Influenza Surveilance Network (GISN) WHO. Badan ini sangat berkuasa dan telah menjalani praktik selama 50 tahun. Mereka telah memerintahkan lebih dari 110 negara untuk mengirim spesimen virus flu ke GISN tanpa bisa menolak.

Virus itu menjadi milik mereka, dan mereka berhak memprosesnya menjadi vaksin. Di saat keraguan atas WHO, Fadilah kembali menemukan fakta bahwa para ilmuwan tidak dapat mengakses data sequencing DNA H5N1 yang disimpan WHO CC. Data itu, uniknya, disimpan di Los Alamos National Laboratoty di New Mexico, AS.

Di sini, dari 15 grup peneliti hanya ada empat orang dari WHO, selebihnya tak diketahui. Los Alamos ternyata berada di bawah Kementerian Energi AS.
Di lab inilah duhulu dirancang bom atom Hiroshima. Lalu untuk apa data itu, untuk vaksin atau senjata kimia?

Fadilah tak membiarkan situasi ini. Ia minta WHO membuka data itu. Data DNA virus H5N1 harus dibuka, tidak boleh hanya dikuasai kelompok tertentu.
Ia berusaha keras. Dan, berhasil. Pada 8 Agustus 2006, WHO mengirim data itu. Ilmuwan dunia yang selama ini gagal mendobrak ketertutupan Los Alamos, memujinya.

Majalah The Economist menyebut peristiwa ini sebagai revolusi bagi transparansi. Tidak berhenti di situ. Siti Fadilah terus mengejar WHO CC agar mengembalikan 58 virus asal Indonesia, yang konon telah ditempatkan di Bio Health Security, lembaga penelitian senjata biologi Pentagon.

Ini jelas tak mudah. Tapi, ia terus berjuang hingga tercipta pertukaran virus yang adil,
transparan, dan setara. Ia juga terus melawan dengan cara tidak lagi mau mengirim spesimen virus yang diminta WHO, selama mekanisme itu mengikuti GISN, yang imperialistik dan membahayakan dunia.

Dan, perlawanan itu tidak sia-sia. Meski Fadilah dikecam WHO dan dianggap menghambat penelitian, namun pada akhirnya dalam sidang Pertemuan Kesehatan Sedunia di Jenewa Mei 2007, International Government Meeting (IGM) WHO di akhirnya menyetujui segala tuntutan Fadilah, yaitu sharing virus disetujui dan GISN dihapuskan.

lonjakan-lonjakan emosi

Posted September 20, 2009 by davidgultom
Categories: POWER, opini

pln2 gambar di samping adalah kurva perkiraan beban untuk hari ini, hari idul fitri ini.. saya sangat menunggu hari ini karena ingin melihat bagaimana kurva perkiraan beban yang hanya terjadi sekali setahun ini di pln p3b jawa bali, Indonesia ini..

ini adalah kurva perkiraan.. yang warna biru adalah rencana kurva beban, sehingga daya yang dihasilkan dari pembangkit yang disiapkan adalah di sekitar kurva yang berwarna biru tersebut, sedangkan kurva yang berwrna merah adalah kurva realisasi, atau kurva beban yang sebenarnya terjadi di lapangan..

mengapa kurva ini menjadi yang saya tunggu2 di hari lebaran ini? karena kurva ini sangat jauh berbeda dari kurva2 di hari biasa lainnya.. dan pada hari idul fitri ini justru pln harus bersiaga penuh karena harus siap2 untuk menyalakan banyak pembangkit dengan tiba-tiba karena ada kecuraman/lonjakan beban yang terjadi ketika pukul 17.00-18.00.. di sini lah titik kritis itu.. ini lah yang membuat kurva ini begitu istimewa.. Read the rest of this post »

Membangun Rumah atau Rumah Tangga?

Posted September 13, 2009 by davidgultom
Categories: curhatz, opini

Rumah adalah bangunan yang didirikan manusia untuk tempat berteduh atau tempat tinggal. rumah biasanya terdiri dari kamar tidur, ruang tamu, ruang makan, dapur, kamar mandi, dsb.. dan jga bagi kebanyakan rumah memiliki taman juga di halamannya..

Rumah menjadi tempat yang paling indah ketika seluruh anggota keluarga dapat berkumpul dengan riang dan penuh sukacita.. di rumah kita dapat merasakan seperti istana kita sendiri.. rumahku istanaku..

rumah dibangun dengan mengeluarkan uang, waktu, dan tenaga.. tapi ini dapat dikategorikan lebih “mudah” dibangunnya dibanding dengan membangun rumah yang ditambahkan dengan kata selanjutnya dengan tangga,, ya!! Rumah Tangga… Read the rest of this post »

sepucuk surat untuk malaysia

Posted September 2, 2009 by davidgultom
Categories: nasionalisme

Tags: , ,

Dear Malaysia,
Bagaimana kabarmu di sana? kuharap keadaanmu baik-baik saja..namun, saat ini kabarku tidak begitu baik.. haii,, kudengar2 kau sekarang semakin “makmur” yah.. kau semakin “mempesona”.. dan kau semakin “menawan”

bagaimana tidak kau bisa semakin “mempesona”?
bagaimana tidak kau bisa semakin “menawan”?
yaaa.. kau terlihat begitu sempurna di mata dunia ketika kau memperkenalkan negri mu dengan budaya dan kesenian dari negri ku…
kau mulai mengambil aset2 bangsa ku..

dan sekarang, apalagi ulahmu?
kali ini kau mulai mengklaim pulau jemur sebagai bagian dari negaramu…
wow!! hebattt… salutttt.. memang kau lah yang paling “pintar”,,
kau lah yang paling “jago”..

ketika dahulu (atau mungkin masih sampai sekarang..) kita menyebut diri kita bersaudara karena kita sama2 bangsa melayu,, ketika kita memang sudah mulai dekat dan merasa seperti “saudara kandung”.. kau mulai merasa bahwa milikku adalah milikmu juga.. budaya ku adalah budaya mu juga,, pulau ku adalah pulau mu juga, kesenian ku adalah kesenian mu juga.. tapi bukan begitu caranya, sobat! bukan dengan cara mengklaim bahwa budaya ku, pulau ku dan kesenianku adalah milik mu..

Kau bahkan tidak tahu asal usul budaya itu, bagaimana bisa itu adalah kepunyaanmu!?
Kau bahkan tidak pernah menggunakan alat2 kesenian ku, bagaimana bisa kau mengakui itu sebagai milik mu!?
dan Kau bahkan tidak pernah merawat pulau ku, bagaimana bisa kau mengKLAIM itu milikmu!??

Terimakasih kawan, karena kau memang sebegitu mempunyai rasa kepemilikan atas kepunyaanku..
lain kali apa lagi yang akan kau ambil dari pada ku?

salam, sahabatmu,,

INDONESIA..

kekuatan dari harapan

Posted July 25, 2009 by davidgultom
Categories: opini

“Harapan melihat yang tak terlihat mata, merasakan yang tak bisa diraba,

dan meraih hal yang tidak mungkin.”

-– Charles Caleb Colton

Sepasang suami isteri menggelar dagangannya di salah satu sudut jalan. Saat itu petang turun dengan terburu-buru. Lampu jalan kota yang cukup terang datang untuk menerangi dagangan mereka yang tidak begitu banyak itu. Di kanan kiri tumpukan puing-puing bongkaran pasar mengepung. Di depan dagangan mereka berlalu-lalang kendaraan serta langkah-langkah cepat dari orang-orang yang sibuk dengan urusan mereka masing-masing. Dalam pikiran orang-orang pun menyeruak “Siapa pula tertarik membeli?”

Namun, sepasang suami istri ini tanpa kenal lelah silih berganti menyapa dan menawarkan dagangan kepada orang-orang yang melintas di situ. Kaos anak warna-warni, sapu tangan sebungkus tiga, rok kecil, dan entah apalagi. Mereka dengan penuh semangat terus menawarkan barang dagangannya itu, hingga ada seorang bapak datang menghampiri mereka dan melemparkan suatu pertanyaan kepada mereka: “Wahai suami isteri pedagang, mengapa kalian yakin ada yang membeli dagangan itu. Bagaimana kalian bisa menjajakan barang di keremangan dan keriuhan seperti ini? Sudahlah, lebih baik kalian mencari tempat yang lebih baik lagi untuk berjualan, barang dagangan kalian pasti tidak akan laku bila dijajakan di sini!”

Sepasang suami istri ini terkejut dengan pertanyaan dan pernyataan dari bapak itu, namun mereka menjawab nya dengan tulus dan penuh keyakinan, kata mereka: “Kami tak kehilangan harapan”, begitu jawab mereka menanggapi pertanyaan si bapak itu. “Itulah satu-satunya kekuatan kami. Kami tak tahu apa dan bagaimana membesarkan usaha ini, namun kami tahu harapan takkan pernah meninggalkan mereka yang menggenggamnya.”

Itulah sepenggal cerita mengenai arti kekuatan dalam harapan. Seperti yang dikatakan Charles Caleb Colton, harapan melihat yang tak terlihat mata, merasakan yang tak bisa diraba, dan meraih hal yang tidak mungkin. Betapa besarnya kekuatan yang dikandung dalam sebuah makna kata dari HARAPAN. Dengan harapan kita akan terus dapat berpikiran positif untuk meraih tujuan atau cita-cita kita. Pikiran positif adalah pikiran yang dapat membangun dan memperkuat

kepribadian atau karakter. Ini juga berarti bahwa kita bisa menjadi pribadi yang lebih matang, lebih berani menghadapi tantangan, dan melakukan hal-hal yang hebat. Pikiran positif tak akan membuat kita berhenti karena keterbatasan atau kelemahan kita, namun pikiran positif justru akan membuat kita mencari kekuatan kita hari demi hari.

Seperti dalam cerita tersebut, sepasang suami istri ini memegang teguh harapan mereka. Itulah satu-satunya kekuatan mereka. Dan mereka tidak gentar akan kendala atau masalah dengan ada atau tidaknya orang yang membeli barang dagangan mereka, karena mereka punya suatu kekuatan yaitu harapan. Inilah hal yang patut diteladani dan dicontoh oleh kita, terutama bangsa kita.

Di dalam kehidupan sehari-hari kita seringkali menghadapi yang namanya masalah. Begitu juga dengan bangsa ini, bangsa kita pun mempunyai banyak sekali permasalahan, mulai dari utang-utang luar negri, korupsi, hingga kasus yang terbaru adalah bom di kuningan. Muncul juga kekhawatiran mengenai ekonomi yang akan memburuk pasca pemboman di kuningan ini, karena akan banyak investor yang kabur karena takut kondisi keamanan dalam negri yang akan kacau-balau. Sektor ekonomi kita akan melemah, dan angka kemiskinan kemungkinan akan kembali meningkat. Namun yang menjadi pertanyaannya saat ini adalah pantaskah kita khawatir? Pantaskah kita menanamkan hal-hal negatif dalam pikiran kita tentang bangsa ini? Seperti yang telah dipaparkan di atas tentang berpikiran positif, kita bisa menjadi pribadi yang lebih matang, lebih berani menghadapi tantangan, dan melakukan hal-hal yang hebat. Inilah yang harus kita lakukan untuk merubah bangsa ini. Kita harus berani menghadapi tantangan, berani berubah dan melakukan hal-hal besar. Jangan justru kita membatasi diri kita dengan segala kekhawatiran kita. Ini akan membelenggu kita menuju pribadi yang lebih matang.

Mari kita sama-sama menanamkan harapan dalam diri kita! Mari kita memajukan bangsa ini dengan usaha dan kerja keras kita.. dan tetaplah berpengHARAPAN serta berpikiran positif! SEMANGAT! Demi Indonesia yang lebih baik..

Nama   : Daniel David Parsaoran
Email   : david_gmb78@yahoo.com

Penggunaan kata “di” yang suka salah..

Posted July 12, 2009 by davidgultom
Categories: Uncategorized

Kita hidup di negara Indonesia dan setiap hari juga kita menggunakan bahasa pemersatu kita, bahasa Indonesia, walaupun di beberapa daerah ada yang tetap menggunakan bahasa daerah mereka.. walaupun kita seringkali menggunakan bahasa Indonesia ini, tapi kita juga suka salah dalam hal penulisan suatu kata dalam bahasa ini.. yang ingin kusoroti di sini adalah penulisan kata “di”.. seringkali aku melihat penggunaan kata “di” yang salah.. dan itu jujur membuat ku resah juga.. itulah kenapa sampai aku tulis di blog ini.. Read the rest of this post »

tolong..

Posted July 2, 2009 by davidgultom
Categories: opini

Tolong..
ya, mungkin kata ini seringkali terlewatkan dalam kehidupan kita ketika kita ingin meminta pertolongan seseorang..
tapi yang ingin saya ceritakan di sini bukan mengenai makna atau filsafat mengenai kata ini..

2 hari yang lalu saya menonton program televisi swasta yang berjudul “TOLONG”.. saya menyalakan televisi saya ketika baru sampai di kosan dan melihat program ini ketika sudah di tengah2 acara.. jadi saya tidak tahu awal nya seperti apa.. tapi ada sesuatu yang sangat menarik bagi saya ketika menonton acara ini..

ada seorang anak kecil yang meminta tolong kepada orang2 untuk membeli barang2 bekasnya dia,, (saya tidak tahu untuk keperluan apa dia menjual ini) saya melihat dia menjual botol bekas dan lainnya.. tidak ada seorangpun yang mau membantu anak kecil ini.. Read the rest of this post »

Siapa pilihan mu??

Posted June 24, 2009 by davidgultom
Categories: Uncategorized

pengen tau nih dari para pengunjung blog ku,, siapa sih yang menurut kalian paling pantas untuk memimpin negara ini 5 tahun ke depan??

kalo bisa sertain alasan nya juga yah.. kenapa ga milih pasangan itu, dan kenapa milih pasangan itu.. thx..

She can! Yes, she can!

Posted June 20, 2009 by davidgultom
Categories: opini

Tags: , , ,

Pagi ini ketika hendak berangkat ke kampus, saya menyalakan televisi dan melihat suatu acara bernama “She Can!” di salah satu stasiun televisi terkemuka di indonesia ini.. acara yang dikemas selama kurang lebih 30 menit ini mampu membuat saya menunda kepergian ke kampus untuk ngenet gratisan,hehe.. memang apa sih yang ada di acara ini?

Acara yang dipandu oleh Shahnaz Haque ini bernama SHE CAN! adalah program variety show yang berisi kisah semangat hidup perempuan untuk menjadi inspirasi bagi perempuan lainnya sehingga berani mengubah hidupnya bahkan lingkungannya menjadi lebih baik lagi.. di episode kali ini bintang tamu nya adalah seorang wanita bernama Amelia Yunita atau biasa dipanggil Yuni..

Ibu yang telah memiliki anak sebanyak 3 orang ini ternyata adalah pecinta alam sejati,, begitu banyak tempat yang sudah dia kunjungi dan “taklukan”. dia pernah mendaki gunung hingga puncak kilimanjaro (fyi, ini adalah gunung tertinggi di dunia, buat ke puncak butuh waktu 6 hari), kemudian dia juga pernah ke puncak himalaya, trus pernah berlayar dari pare-pare sampe ke jakarta sama cowo semua dan dia cewe sendiri.. tapi yang bikin saya kagum sama sosok ibu ini adalah dia melakukan hobby nya itu bukan untuk kesenangan dia sendiri saja, dia mendaki gunung himalaya sekalian untuk melakukan aksi sosial juga, untuk membantu orang2 yang terkena penyakit Lupus.. yang dia berlayar ke jkarta dari pare2 juga itu karena ada suatu misi tertentu.. Read the rest of this post »

yuuhuu,, Thx God

Posted June 17, 2009 by davidgultom
Categories: aktivitas

Tags:

kenapa belakangan ini gw lagi malas buat ngupdate nih blog yah..
padahal akhir2 ini gw juga “ga begitu sibuk”,hehe.. mau nyoba nulis2 lagi ahh.. maaf yah kalo tulisannya ntar jadi agak kaku lagi..

semester 8 gw udah berakhir di itb ini,, tapi ini bukan semester akhir gw di kampus,hehe.. rencana nambah satu semester.. (kaya makan aja nih pake nambah,hehe).. overall,, hasil yang gw capai di semester ini sangat memuaskan.. Terimakasih buat Tuhan yang telah menolongku dan memberikan ku kekuatan dalam menghadapi dan menjalani semua persoalan dan rintangan di semester 8 ini.. semua ini aku percaya bukan hanya karena kuat dan gagah ku semata, tapi ini semua adalah hanya karena berkat dan kasih Nya yang nyata dalam hidupku.. Read the rest of this post »